Mau Usaha Tanpa Modal? Coba Berbisnis Sistem Dropship

Kadang dibenak Anda pasti berpikir adakah bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal? Jawabannya ADA! Bisnis tanpa modal bisa Anda lakukan dengan sistem dropship. Sistem ini sangat mudah dilakukan karena Anda dapat tetap menjalankan bisnis tanpa perlu stok barang yang Anda jual. Bisnis ini bisa dilakukan oleh semua kalangan baik pelajar, karyawan, mahasiswa maupun ibu rumah tangga sekalipun. Modal yang dimaksud adalah modal uang. Anda hanya membutuhkan beberapa rupiah saja itu pun hanya untuk melancarkan usaha Anda. yang paling dibutuhkan adalah keahlian dalam pemasaran. Anda tidak perlu pontang panting mencari barang untuk restock dan mengeluarkan banyak uang untuk modal awal.

Bagaimana Cara Menjalankan Bisnis Dropship?

Bisnis dropship adalah salah satu sistem bisnis yang dijalankan tanpa membutuhkan banyak modal untuk stok barang. Anda tinggal mengiklankan atau mempromosikan barang-barang. Bila ada yang memesan, tinggal kirim format order ke Anda lalu transfer dan Anda kirim ke pusat atau toko supplier Anda agar supplier mengirimkan barang ke pelanggan Anda. Sistem ini biasanya dijalankan secara online. Sosial media saat ini ada beberapa yang mendukung fitur bisnis seperti Instagram dan Facebook. Lalu bagaimana cara memulainya? Berikut ulasannya.

  1. Pikirkan produk apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Produk yang menjawab kebutuhan konsumen biasanya sering diincar dan menjadi peluang usaha Anda.
  2. Cari supplier yang menerima sistem dropshipper. Tidak semua supplier mau dan menerima sistem dropship dari resellernya. Carilah supplier yang sudah terpercaya dengan memiliki banyak stok dan juga pelanggan.
  3. Membuat akun sosial media sebagai alat mempromosikan produk Anda. Jangan lupa gunakan caption yang menarik dan jelas oleh konsumen.
  4. Menarik pelanggan dengan sesekali mengadakan undian berhadiah maupun diskon pada moment tertentu.

Bisnis dropship sangat direkomendasikan untuk Anda yang ingin memulai bisnis namun terhalang oleh modal. Sisi lain, Anda perlu memahami produk yang Anda pasarkan sehingga bila konsumen bertanya Anda akan dengan mudah menjawabnya sesuai dengan apa yang ada. Anda tidak boleh mengada-ada produk Anda karena ditakutkan konsumen akan kecewa.