Jenis Paving Berdasarkan Pembuatan

paving block

Paving block memang bukanlah sebuah istilah yang asing di kalangan umum. Salah satu bahan material ini termasuk sering digunakan oleh masyarakat. Baik itu untuk memperkuat tekstur taman atau halaman gedung dan juga rumah, paving termasuk sering untuk digunakan di kalangan masyarakat. Jadi, jenis material bangunan yang satu ini tidak asing di telinga masyarakat. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa paving juga memiliki perbedaan yang didasarkan pada proses pembuatannya? Ya, paving memang bisa dibedakan berdasarkan bentuk pembuatannya. Untuk itu, jika Anda ingin mempelajari paving secara lebih lanjut, simak informasi lengkapnya berikut ini.

Paving Block Dan Klasifikasinya Berdasarkan Cara Pembuatan

Suatu bahan material yang berfungsi untuk memperkuat, pastinya harus dibuat dengan cara yang kuat juga. Begitu pula dengan paving block. Pembuatan paving memang seharusnya dilakukan sedemikian rupa agar paving yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang bagus. Salah satu cara pembuatan paving yang biasanya ditemukan adalah pembuatan secara manual dengan menggunakan tangan. Dengan proses yang satu ini, nilai jual dari paving yang digunakan tergolong cukup rendah, karena dianggap kualitas paving yang digunakan masih kurang baik. Akan tetapi, paving jenis ini seringkali digunakan untuk memperkuat taman, halaman rumah yang tidak digunakan untuk parkir mobil, trotoar, dan lahan lainnya yang jarang memiliki beban yang tinggi.

Selain itu, jenis pembuatan paving lainnya adalah dengan menggunakan mesin getar. Biasanya, paving yang dihasilkan dengan mesin yang satu ini memiliki kualitas kelas B-C. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan paving yang satu ini, maka garasi dan juga lahan parkir bisa menjadi tempat yang tepat untuk pemasangan paving ini. Selanjutnya, paving yang dibuat dengan menggunakan mesin hidrolik, bisa dikatakan sebagai paving kelas B-A atau paving dengan kualitas terbaik. Dengan kualitas yang lebih baik, tentunya paving dengan jenis pembuatan ini cocok untuk digunakan di beberapa tempat dengan beban yang cukup berat. Tempat-tempat yang cocok di antaranya adalah terminal bus, terminal peti kemas, dan juga pelabuhan. Untuk informasi lebih lanjut tentang paving, kunjungi www.pavingblockindonesia.com.

Related posts: